
Koalisi pimpinan Arab Saudi yang memerangi kelompok Houthi di Yaman menyatakan telah mencegat dan menghancurkan empat drone di wilayah Riyadh, Provinsi Timur, dan wilayah selatan Arab Saudi. Menurut laporan Al Jazeera yang terbit pada 17 Oktober 2026, juru bicara koalisi, Mayor Jenderal Turki al-Maliki, mengatakan pencegatan tersebut berlangsung dalam beberapa jam sebelum pernyataannya pada Sabtu.
Ia juga mengunggah rekaman yang menurutnya memperlihatkan angkatan udara mencegat rudal jelajah dan drone serta menyerang peluncur rudal balistik milik Houthi.
Pencegatan tersebut terjadi di tengah rangkaian serangan terhadap bandara dan fasilitas minyak di Arab Saudi, sejak pertempuran antara kelompok Houthi dan pemerintah Yaman yang didukung Saudi kembali meningkat pada Juli. Di tengah situasi itu, Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi menyatakan kesediaan negaranya membantu pertahanan Arab Saudi jika diminta oleh Riyadh.
Bandara King Khalid di Riyadh telah diserang sedikitnya 20 kali sejak Juli
Bandara King Khalid di Riyadh telah menjadi sasaran sedikitnya 20 serangan sejak pertempuran kembali meningkat pada Juli. Salah satu serangan pada pekan sebelumnya menewaskan 13 orang.
Sejumlah kedutaan besar di Arab Saudi juga membatasi perjalanan dan memperingatkan warga negaranya agar tidak menggunakan bandara. Sementara itu, Kementerian Pendidikan Arab Saudi memperpanjang pembelajaran jarak jauh bagi siswa di Riyadh dan Diriyah, wilayah yang berdekatan dengan ibu kota, menyusul serangkaian serangan tersebut.
Presiden Mesir el-Sisi menyatakan siap membantu pertahanan Arab Saudi
Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi pada Sabtu menyatakan negaranya bersedia mengambil langkah apa pun untuk melindungi Arab Saudi jika diminta oleh kerajaan tersebut.
El-Sisi mengatakan Mesir tidak bermaksud terlibat dalam perang regional. Namun, ia menilai tidak masuk akal jika Kairo hanya berdiam diri ketika Arab Saudi menghadapi serangan.
Parlemen Mesir dijadwalkan menggelar sidang darurat pada Minggu atas permintaan el-Sisi. Sidang tersebut berkaitan dengan permintaan otorisasi bagi presiden untuk menyetujui bantuan pertahanan kepada Arab Saudi apabila diminta.
Pernyataan tersebut belum berarti Mesir telah memutuskan mengirimkan pasukan atau bantuan militer. Keputusan selanjutnya bergantung pada perkembangan permintaan dari Arab Saudi dan proses otorisasi yang diperlukan.
Konflik Yaman meluas ke Aden dan Provinsi Marib
Di Yaman, sedikitnya lima orang tewas dalam serangan rudal di dekat istana presiden di Aden pada Kamis. Pemerintah Yaman menyalahkan kelompok Houthi atas serangan tersebut.
Pada Jumat, pemerintah Yaman menyatakan Houthi menembakkan dua rudal ke Bandara Aden. Pada saat yang sama, pasukan pemerintah mengklaim telah bergerak maju di Provinsi Marib, di sebelah timur laut Sanaa.
Arab Saudi mendukung operasi balasan pemerintah Yaman yang dikenal sebagai Dawn of Yemen. Riyadh juga melancarkan serangan udara terhadap kelompok Houthi, termasuk terhadap sebuah fasilitas minyak di Sanaa.
Arab Saudi menuduh Iran mendorong eskalasi serangan Houthi. Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan Teheran mendukung proses politik komprehensif sebagai satu-satunya cara praktis dan berkelanjutan untuk menyelesaikan konflik tersebut.
Apa artinya bagi penerbangan dan jemaah umrah Indonesia?
Laporan Al Jazeera tersebut tidak menyebut adanya dampak langsung terhadap penerbangan jemaah umrah Indonesia maupun aktivitas jemaah di Makkah dan Madinah. Karena itu, perkembangan serangan di Arab Saudi tidak dapat langsung diartikan sebagai gangguan terhadap seluruh penerbangan umrah dari Indonesia.
Meski demikian, serangan terhadap bandara dan fasilitas strategis di Arab Saudi menjadi perkembangan keamanan yang perlu dicermati oleh penyelenggara perjalanan ibadah umrah dan haji Indonesia, terutama dalam kaitannya dengan informasi operasional penerbangan.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan penyelenggara antara lain:
- Status penerbangan: Memantau informasi terbaru dari maskapai dan otoritas penerbangan mengenai jadwal, rute, serta operasional bandara yang digunakan dalam perjalanan ke Arab Saudi.
- Peringatan keamanan: Memperhatikan pembatasan perjalanan dan imbauan keselamatan yang dikeluarkan kedutaan besar di Arab Saudi, tanpa menganggap kebijakan setiap negara berlaku sama bagi seluruh pelaku perjalanan.
- Perkembangan konflik: Mengikuti perkembangan operasi militer di Yaman serta rencana bantuan pertahanan Mesir kepada Arab Saudi, yang masih bergantung pada permintaan dari Riyadh dan proses otorisasi terkait.
Langkah-langkah tersebut merupakan pertimbangan kewaspadaan berdasarkan situasi yang dilaporkan, bukan pernyataan bahwa penerbangan umrah Indonesia telah mengalami gangguan.
Catatan ASPHIRASI
Koalisi pimpinan Arab Saudi melaporkan telah mencegat dan menghancurkan empat drone di sejumlah wilayah kerajaan pada Sabtu, 17 Oktober 2026. Peristiwa ini menambah rangkaian laporan serangan terhadap infrastruktur strategis Arab Saudi, termasuk Bandara King Khalid di Riyadh yang telah menjadi sasaran sedikitnya 20 serangan sejak Juli.
Bagi penyelenggara umrah dan haji Indonesia, perkembangan tersebut perlu diikuti melalui informasi operasional maskapai, otoritas penerbangan, serta mitra perjalanan di Arab Saudi. Komunikasi yang terjaga dapat membantu penyelenggara memperoleh informasi apabila terjadi perubahan jadwal atau kebijakan operasional.
Namun, berdasarkan laporan Al Jazeera yang menjadi sumber artikel ini, belum ada informasi yang mengonfirmasi dampak langsung terhadap penerbangan jemaah umrah Indonesia. Oleh karena itu, perkembangan keamanan regional perlu dibedakan dari gangguan penerbangan yang telah terkonfirmasi.
Perkembangan selanjutnya yang relevan untuk dipantau mencakup hasil sidang darurat parlemen Mesir, kemungkinan permintaan bantuan pertahanan dari Arab Saudi, serta kelanjutan operasi militer di Aden dan Provinsi Marib.
Sumber: Al Jazeera




