Berita

Bus Jamaah Umrah di Makkah Diminta Berangkat Setelah Pukul 08.00

Bus Jamaah Umrah di Makkah Diminta Berangkat Setelah Pukul 08.00

Makkah — Penyelenggara perjalanan umrah perlu memperhatikan penyesuaian waktu pergerakan bus jamaah di Kota Makkah. Informasi yang beredar menyebutkan, General Syndicate of Cars (GSC) meminta bus pengangkut jamaah umrah bergerak atau berangkat setelah pukul 08.00 pagi.

Penyesuaian tersebut disebut berkaitan dengan kepadatan lalu lintas pada pagi hari di Makkah seiring dimulainya tahun ajaran baru 1448 H.

Informasi itu disampaikan melalui pemberitahuan GSC bernomor 053100369, tertanggal 17/03/1448 H atau 30 Agustus 2026, yang kemudian diedarkan kepada penyelenggara perjalanan umrah.

Bus Jamaah Diminta Bergerak Setelah 08.00

Dalam informasi tersebut, kepadatan lalu lintas pada pagi hari disebut terjadi karena bertemunya sejumlah arus kendaraan dengan pergerakan bus jamaah umrah.

Arus tersebut antara lain berasal dari:

  • Pegawai yang berangkat menuju tempat kerja.
  • Pelajar yang menuju sekolah.
  • Bus yang membawa jamaah umrah.

Kondisi lalu lintas tersebut menjadi pertimbangan untuk menyesuaikan waktu pergerakan bus.

GSC disebut meminta perusahaan transportasi menyesuaikan keberangkatan bus jamaah sehingga pergerakannya dilakukan setelah pukul 08.00 pagi.

Penyesuaian ini ditujukan untuk membantu mengurangi kepadatan lalu lintas pada jam sibuk pagi sekaligus mendukung keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran perjalanan jamaah.

GSC sendiri merupakan lembaga yang memiliki peran dalam pengelolaan transportasi jamaah haji dan umrah di Arab Saudi. Sistem transportasi jamaah di Makkah juga melibatkan pemantauan dan pengaturan pergerakan bus secara operasional.

Penyesuaian jadwal juga perlu diperhitungkan dalam rangkaian agenda jamaah agar perubahan waktu keberangkatan bus tidak menimbulkan keterlambatan pada perjalanan berikutnya.

PPIU Perlu Koordinasi dengan Perusahaan Transportasi

Bagi Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU), informasi tersebut dapat menjadi pertimbangan dalam menyusun jadwal operasional jamaah selama berada di Makkah.

Langkah yang perlu dilakukan terutama adalah memastikan jadwal aktual dengan perusahaan transportasi yang menjadi mitra di Arab Saudi.

Dengan demikian, jadwal perjalanan dapat disesuaikan dengan kondisi lalu lintas dan ketentuan operasional yang berlaku di lapangan.

PPIU dan pihak terkait juga perlu mengikuti pembaruan dari otoritas Arab Saudi maupun perusahaan transportasi, terutama apabila terdapat perubahan lebih lanjut mengenai waktu pergerakan bus jamaah.

Untuk saat ini, poin utama yang perlu diperhatikan adalah permintaan agar bus pengangkut jamaah umrah bergerak setelah pukul 08.00 pagi, sebagaimana informasi yang beredar mengenai pemberitahuan GSC tersebut.