Saudi Update

NCM Kembali Peringatkan Potensi Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah Arab Saudi

NCM Kembali Peringatkan Potensi Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah Arab Saudi

Pusat Meteorologi Nasional Arab Saudi (National Center for Meteorology/NCM) memperingatkan potensi badai petir sedang hingga lebat di sejumlah wilayah Kerajaan Arab Saudi pada Sabtu, 17 Oktober 2026. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan aliran air deras, hujan es, dan angin aktif yang membawa debu serta pasir hingga mengurangi jarak pandang secara drastis.

Dalam prakiraan cuaca hariannya, NCM menyebut potensi badai petir tersebut mencakup sebagian wilayah Jazan, Asir, Al-Baha, Makkah, Hail, Al-Jouf, dan Perbatasan Utara. Sementara itu, hujan ringan hingga sedang diperkirakan terjadi di sebagian wilayah Madinah, Tabuk, dan Provinsi Timur.

NCM juga menyatakan bahwa kabut berpotensi terbentuk pada malam hingga dini hari di kawasan pesisir Madinah, Makkah, dan Provinsi Timur.

Prakiraan tersebut dipublikasikan melalui laman resmi NCM pada Sabtu, 17 Oktober 2026.

Peringatan Dini Hujan Lebat Mencakup Sejumlah Kawasan

Selain prakiraan harian, NCM menerbitkan peringatan dini untuk sejumlah wilayah yang berpotensi mengalami hujan lebat.

Pada Sabtu, 17 Oktober 2026, laman peringatan dini NCM mencatat peringatan merah untuk hujan lebat di sejumlah lokasi di wilayah Makkah, Asir, dan Jazan. Peringatan tersebut mencakup potensi hujan deras, angin aktif, sambaran petir, hujan es, serta berkurangnya jarak pandang.

Salah satu peringatan untuk wilayah Jazan mencakup sejumlah gubernuran, termasuk Ad Dair, Al Aridah, Al Aydabi, Al Harth, Ar Rayth, Fayfa, dan Harub. Peringatan itu dijadwalkan berlaku pada Sabtu, 17 Oktober, pukul 12.00 hingga 21.00 waktu setempat.

NCM juga mengeluarkan peringatan hujan lebat untuk Al Ardiyat di wilayah Makkah dengan rentang waktu yang sama, yakni pukul 12.00 hingga 21.00.

Rentang waktu dan cakupan wilayah tersebut merujuk pada peringatan yang dipublikasikan NCM. Status dan durasi peringatan dapat berubah mengikuti pembaruan resmi lembaga tersebut.

Proyeksi Iklim NCM Menunjukkan Peluang Hujan di Atas Normal

Di luar prakiraan harian, NCM menerbitkan proyeksi iklim untuk periode Oktober hingga Desember 2026.

Dalam pengumuman pada 4 Oktober 2026, NCM menyatakan bahwa peluang hujan di atas rata-rata normal diperkirakan terjadi di sebagian besar wilayah Arab Saudi selama Oktober dan di sebagian besar wilayah negara itu selama November. Untuk Desember, curah hujan diproyeksikan berada di sekitar tingkat normal di sebagian besar wilayah.

NCM juga memperkirakan suhu permukaan rata-rata berada di atas normal selama periode tiga bulan tersebut.

Khusus Oktober, NCM memperkirakan peluang curah hujan di atas normal mencapai 80 persen di sebagian besar wilayah Arab Saudi, termasuk kawasan pesisir Laut Merah dan Teluk Arab. Hujan diperkirakan berkisar dari sedang hingga lebat, dengan kemungkinan hujan sangat lebat di sejumlah wilayah, antara lain Tabuk, Madinah, Al-Baha, Asir, Al-Jouf, Hail, Qassim, Perbatasan Utara, sebagian besar Riyadh, serta bagian barat Najran.

Proyeksi tersebut merupakan gambaran iklim musiman, bukan kepastian bahwa setiap wilayah akan mengalami hujan lebat pada tanggal tertentu. Untuk mengetahui waktu dan cakupan potensi cuaca buruk secara lebih spesifik, prakiraan harian dan peringatan dini NCM tetap perlu diperiksa secara berkala.

Hal yang Perlu Diperhatikan Penyelenggara Perjalanan Umrah

Prakiraan NCM relevan bagi penyelenggara perjalanan umrah Indonesia, terutama dalam menyusun perjalanan darat dan memantau kondisi cuaca di wilayah yang dilalui jemaah.

Madinah dan Makkah termasuk wilayah yang disebut dalam prakiraan NCM. Namun, prakiraan untuk kedua wilayah tersebut tidak berarti seluruh kawasan kota akan mengalami kondisi cuaca yang sama. NCM menyebut potensi hujan dengan intensitas berbeda di sejumlah wilayah, serta kemungkinan kabut di kawasan pesisir pada malam hingga dini hari.

Penyelenggara perjalanan dapat mengambil langkah antisipasi berikut:

  • Memeriksa prakiraan harian dan peringatan dini terbaru dari NCM sebelum perjalanan.
  • Mengidentifikasi rute darat yang melintasi wilayah dengan peringatan hujan lebat atau potensi flash flood.
  • Mempertimbangkan kemungkinan berkurangnya jarak pandang akibat kabut, debu, atau pasir ketika menyusun jadwal perjalanan.
  • Menyampaikan imbauan kepada jemaah agar mengikuti arahan resmi otoritas setempat dan tidak mendekati lembah atau aliran air yang berpotensi membahayakan ketika hujan deras.

Prakiraan cuaca tersebut tidak dengan sendirinya menunjukkan adanya gangguan penerbangan, penutupan bandara, atau perubahan jadwal ibadah. Informasi mengenai gangguan operasional harus dikonfirmasi melalui otoritas atau penyedia layanan terkait.

Catatan ASPHIRASI

Prakiraan NCM menunjukkan potensi cuaca buruk di sejumlah wilayah Arab Saudi pada 17 Oktober 2026, termasuk hujan lebat, angin aktif, hujan es, dan penurunan jarak pandang. Kondisi tersebut perlu diperhatikan dalam perencanaan perjalanan jemaah, terutama apabila rute darat melewati kawasan yang sedang berada dalam peringatan dini.

Penyelenggara perjalanan umrah sebaiknya menjadikan pembaruan NCM sebagai salah satu acuan pemantauan cuaca, sekaligus mengikuti instruksi resmi otoritas setempat. Informasi mengenai dampak terhadap penerbangan, transportasi darat, atau kegiatan jemaah perlu dikonfirmasi secara terpisah dan tidak disimpulkan hanya berdasarkan prakiraan cuaca.

Sumber: NCM

Bagikan