Saudi Update

Saudi Perkuat Panduan Hak Jemaah Haji dan Umrah, Kanal Pengaduan Tetap Dibuka

Saudi Perkuat Panduan Hak Jemaah Haji dan Umrah, Kanal Pengaduan Tetap Dibuka

JAKARTA — Pemerintah Arab Saudi memperkuat upaya memberikan pemahaman kepada jemaah haji dan umrah mengenai hak dan kewajiban mereka selama menjalankan ibadah. Penguatan tersebut dilakukan melalui berbagai program edukasi dan panduan yang disediakan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi.

Saudi Press Agency (SPA) melaporkan bahwa Kementerian Haji dan Umrah terus meningkatkan kesadaran para Guests of Allah mengenai hak-hak mereka melalui program dan panduan dalam berbagai bahasa. Langkah ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman jemaah terhadap layanan dan ketentuan yang berlaku selama perjalanan ibadah.

Kementerian Haji dan Umrah juga menyediakan pusat panduan yang memuat berbagai materi untuk membantu jemaah mempersiapkan perjalanan dan menjalankan rangkaian ibadah.

Panduan Tidak Hanya Berisi Tata Cara Ibadah

Materi yang disediakan pemerintah Saudi tidak terbatas pada penjelasan mengenai pelaksanaan ritual. Portal resmi Kementerian Haji dan Umrah menyediakan berbagai awareness guides yang mencakup informasi mengenai sejumlah lokasi, tata cara ibadah, layanan, hingga aspek lain yang berkaitan dengan perjalanan jemaah.

Untuk jemaah umrah, Kementerian Haji dan Umrah juga menyediakan “Umrah and Visit Guide” dalam 16 bahasa.

Panduan tersebut disusun mengikuti tahapan perjalanan jemaah, mulai dari:

  • persiapan sebelum keberangkatan;
  • prosedur visa dan persyaratan masuk Arab Saudi;
  • pelaksanaan ihram dan ibadah umrah;
  • perpindahan antarlokasi;
  • ziarah ke Masjid Nabawi;
  • hingga proses keberangkatan meninggalkan Arab Saudi.

Panduan tersebut juga memuat informasi mengenai miqat, adab ihram, tawaf, sa'i, salat di Dua Masjid Suci, adab ziarah, ketentuan kesehatan dan pencegahan, serta nomor kontak dan layanan digital yang dapat digunakan jemaah.

Hak Jemaah Berkaitan dengan Kualitas Layanan

Penguatan informasi mengenai hak jemaah menjadi relevan karena perjalanan haji dan umrah melibatkan berbagai layanan, bukan hanya pelaksanaan ibadah.

Jemaah berinteraksi dengan sejumlah layanan dalam perjalanan mereka, termasuk transportasi, akomodasi, layanan digital, fasilitas di lokasi ibadah, serta penyedia layanan terkait perjalanan.

Karena itu, informasi mengenai hak dan kewajiban membantu jemaah memahami layanan yang tersedia sekaligus mengetahui saluran resmi yang dapat digunakan ketika membutuhkan bantuan atau menyampaikan persoalan.

Kementerian Haji dan Umrah saat ini juga menempatkan “Your Voice Matters” sebagai salah satu kanal pada portal resminya untuk menerima umpan balik mengenai layanan yang diberikan kementerian.

Dengan demikian, penguatan edukasi mengenai hak jemaah tidak berdiri sendiri. Informasi tersebut berjalan bersama sistem layanan dan kanal komunikasi yang disediakan pemerintah Saudi.

Panduan Resmi Menjadi Rujukan Jemaah

Kementerian Haji dan Umrah menyediakan pusat Awareness Guides yang dapat diakses melalui situs resminya. Materinya mencakup berbagai panduan bagi jemaah, termasuk panduan umrah dan sejumlah panduan khusus lokasi serta pelaksanaan ibadah.

Kementerian juga terus memperbarui materi tersebut. Sejumlah halaman panduan pada situs resmi tercatat mengalami pembaruan pada 6 September 2026.

Bagi jemaah Indonesia yang akan menjalankan umrah, keberadaan panduan resmi tersebut dapat menjadi salah satu sumber informasi yang dapat diperiksa sebelum dan selama perjalanan.

Terlebih, panduan resmi memungkinkan jemaah memperoleh informasi langsung dari otoritas Saudi, alih-alih hanya mengandalkan informasi dari pihak ketiga.

Pengaduan Bukan Sekadar Persoalan Setelah Terjadi Masalah

Penguatan pemahaman mengenai hak jemaah pada akhirnya berkaitan dengan posisi jemaah sebagai penerima layanan.

Jemaah tidak hanya perlu mengetahui tata cara ibadah, tetapi juga memahami informasi yang berkaitan dengan perjalanan dan layanan yang mereka gunakan.

Karena itu, beberapa hal yang dapat diperhatikan jemaah antara lain:

  • memahami ketentuan dan layanan yang tercantum dalam paket perjalanan;
  • menggunakan kanal resmi untuk memperoleh informasi;
  • menyimpan informasi kontak layanan yang relevan;
  • memeriksa panduan resmi sebelum melakukan perjalanan;
  • menyampaikan persoalan melalui saluran yang disediakan ketika membutuhkan bantuan.

Kementerian Haji dan Umrah menyatakan bahwa pengembangan produk-produk edukasi tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesadaran, memperkuat kepatuhan terhadap prosedur, dan meningkatkan kualitas layanan bagi jemaah umrah dan pengunjung.

Dengan pendekatan tersebut, informasi mengenai hak jemaah ditempatkan sebagai bagian dari keseluruhan sistem pelayanan, bukan sekadar informasi yang digunakan ketika terjadi persoalan.

Bagi jemaah, memahami hak, kewajiban, prosedur, serta kanal resmi sejak sebelum keberangkatan dapat membantu mereka mengetahui apa yang harus dilakukan apabila membutuhkan informasi atau menghadapi persoalan selama berada di Arab Saudi.

Sumber: SPA