Saudi Update

Haji 2027: Akomodasi Jemaah di Makkah-Madinah Akan Diperiksa Bertahap

Haji 2027: Akomodasi Jemaah di Makkah-Madinah Akan Diperiksa Bertahap

RIYADH — Arab Saudi memperbarui regulasi yang mengatur akomodasi untuk musim Haji 1448 Hijriah atau 2027. Pembaruan tersebut mencakup kegiatan akomodasi, perizinan, standar klasifikasi, serta daftar pelanggaran bagi fasilitas yang ditujukan untuk menerima jemaah di Makkah dan Madinah.

Saudi Press Agency (SPA) melaporkan pada 15 Agustus 2026 bahwa Kementerian Pariwisata Arab Saudi menyetujui pembaruan tersebut sebagai bagian dari persiapan menghadapi musim haji 1448 H.

Dua kategori akomodasi

Dalam standar yang diperbarui, fasilitas akomodasi untuk musim haji diklasifikasikan ke dalam:

  • Kelas ekonomi
  • Kelas satu

Setiap kategori memiliki persyaratan tersendiri. Standar tersebut mencakup sejumlah aspek fasilitas dan pelayanan, antara lain:

  • area bersama;
  • kamar;
  • area penerimaan tamu;
  • kebersihan;
  • pemeliharaan; dan
  • layanan bagi tamu.

Dengan pengaturan tersebut, klasifikasi akomodasi menjadi bagian dari kerangka perizinan dan pengawasan fasilitas yang akan digunakan selama musim haji.

Pemeriksaan dilakukan bertahap

Pembaruan regulasi juga mengatur pengawasan dalam beberapa tahap, yaitu:

  • sebelum izin diberikan;
  • sebelum fasilitas mulai beroperasi; dan
  • selama periode operasional.

Kementerian Pariwisata menjelaskan bahwa persyaratan tersebut antara lain mencakup:

  • kesiapan operasional;
  • standar keselamatan dan pemeliharaan;
  • kesinambungan layanan penting; serta
  • pemenuhan ketentuan operasional.

Pengawasan bertahap tersebut ditujukan untuk memastikan fasilitas tetap memenuhi standar yang berlaku ketika menerima jemaah, bukan hanya ketika mengajukan izin.

Fasilitas diminta bersiap lebih awal

Juru Bicara Kementerian Pariwisata Arab Saudi, Nasr Alansari, mengatakan pembaruan regulasi ditujukan untuk memperkuat kerangka regulasi dan operasional serta memastikan fasilitas siap sebelum mulai menerima jemaah.

Kementerian meminta pihak yang akan mengajukan izin fasilitas akomodasi Haji 1448 H untuk:

  • mulai memenuhi persyaratan sejak awal;
  • menyelesaikan pekerjaan pemeliharaan dan persiapan yang diperlukan; dan
  • mengajukan permohonan izin.

Kementerian menyatakan pengembangan standar tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan dan menyediakan pengalaman akomodasi yang aman bagi jemaah.

Berlaku untuk persiapan Haji 1448 H

Pembaruan ini berkaitan dengan fasilitas akomodasi yang digunakan untuk melayani jemaah selama musim Haji 1448 H/2027 di Makkah dan Madinah.

Cakupan utama pembaruan meliputi:

  • regulasi kegiatan akomodasi musim haji;
  • ketentuan perizinan;
  • standar klasifikasi fasilitas;
  • persyaratan operasional dan layanan; serta
  • daftar pelanggaran dan mekanisme pengawasan.

Dengan demikian, pembaruan tersebut tidak hanya menetapkan klasifikasi fasilitas, tetapi juga mengatur kesiapan, perizinan, serta pengawasan fasilitas sebelum dan selama digunakan untuk menerima jemaah.

Sumber: Saudi Press Agency (SPA)