Saudi Update

Cuaca Makkah Diperingatkan Hujan Lebat, Outlook NCM Berlanjut hingga Oktober

Cuaca Makkah Diperingatkan Hujan Lebat, Outlook NCM Berlanjut hingga Oktober

Makkah — Otoritas meteorologi Arab Saudi memperingatkan potensi hujan disertai petir di sejumlah wilayah Makkah pada Kamis, 10 September 2026. Peringatan tersebut muncul di tengah proyeksi National Center for Meteorology (NCM) mengenai curah hujan yang cenderung lebih tinggi dari rata-rata di sejumlah wilayah Arab Saudi hingga Oktober.

Dalam laporan cuaca hariannya pada 10 September, NCM memperkirakan hujan petir dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat menyebabkan aliran air deras di sejumlah bagian wilayah Makkah, disertai kemungkinan hujan es. Kondisi serupa juga diperkirakan terjadi di Jazan, Asir dan Al-Baha.

NCM juga memperingatkan kemungkinan terbentuknya kabut di wilayah pesisir, termasuk pesisir Makkah, serta angin permukaan yang dapat membawa debu dan pasir di sejumlah wilayah yang terdampak.

Peringatan berbeda menurut wilayah

Kondisi cuaca tidak seragam di seluruh wilayah Makkah.

Pada hari yang sama, NCM mengeluarkan peringatan khusus untuk Kota Makkah Al-Mukarramah dan Al-Jumum berupa potensi hujan ringan. Dampak yang disebutkan meliputi angin aktif, penurunan jarak pandang horizontal dan petir. Peringatan tersebut berlaku hingga pukul 20.00 waktu setempat.

Sementara itu, dalam peringatan yang lebih luas untuk Makkah Region, wilayah seperti Taif, Maysan, Adham dan Al-Ardiyat masuk dalam prakiraan hujan sedang hingga lebat yang berpotensi menyebabkan banjir dan hujan es. Untuk Makkah, Al-Kamil, Al-Jumum, Bahrah, Al-Lith dan Al-Qunfudhah, NCM memperkirakan hujan ringan hingga sedang.

Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa istilah Makkah Region tidak dapat disamakan dengan kondisi cuaca di pusat Kota Makkah. Intensitas hujan dan dampaknya dapat berbeda antarwilayah.

Peringatan berlanjut setelah 10 September

Perkembangan tersebut bukan peringatan pertama dalam beberapa hari terakhir.

Pada 8 September, Direktorat Jenderal Pertahanan Sipil Arab Saudi telah meminta masyarakat berhati-hati terhadap potensi badai petir di sejumlah wilayah kerajaan hingga Senin. Berdasarkan informasi NCM, Makkah Region termasuk wilayah yang diperkirakan mengalami hujan sedang hingga lebat di sejumlah daerah, sementara beberapa wilayah lainnya diperkirakan mengalami hujan ringan hingga sedang.

NCM juga menerbitkan prakiraan khusus pada 10 September untuk kondisi cuaca hari itu, termasuk potensi hujan petir sedang hingga lebat di bagian wilayah Makkah.

NCM sebelumnya proyeksikan curah hujan meningkat

Peringatan jangka pendek tersebut berlangsung dalam konteks outlook iklim NCM yang telah diterbitkan sebelumnya.

Dalam laporan yang dipublikasikan Saudi Press Agency (SPA) pada 31 Juli, NCM memproyeksikan curah hujan di atas rata-rata pada September di sejumlah wilayah utara dan barat Arab Saudi. Versi rinci laporan tersebut menyebut sebagian wilayah Makkah termasuk dalam area yang diperkirakan mengalami curah hujan di atas rata-rata pada September.

Untuk Oktober, NCM memperkirakan curah hujan berada di atas rata-rata di sebagian besar wilayah Arab Saudi. Pada saat yang sama, suhu rata-rata di sejumlah wilayah, termasuk bagian Makkah, diperkirakan tetap berada di atas normal.

Outlook tersebut merupakan prakiraan iklim berskala lebih panjang dan tidak berarti hujan akan terjadi setiap hari atau dengan intensitas yang sama di seluruh wilayah. Untuk kondisi aktual, NCM meminta masyarakat mengikuti pembaruan prakiraan dan peringatan cuaca melalui saluran resminya.

Relevansi bagi jemaah umrah

Bagi jemaah umrah yang berada di Arab Saudi, perkembangan ini menjadi informasi yang perlu diperhatikan ketika merencanakan aktivitas di luar ruangan.

Peringatan cuaca tidak berarti seluruh kegiatan umrah di Makkah otomatis terganggu. Namun, hujan, petir, angin, penurunan jarak pandang atau aliran air di sejumlah lokasi dapat memengaruhi perjalanan dan aktivitas luar ruang pada waktu tertentu.

Karena kondisi dapat berbeda antarwilayah, jemaah dan penyelenggara perjalanan umrah sebaiknya menjadikan peringatan cuaca terbaru NCM sebagai rujukan ketika menentukan aktivitas dan perjalanan lokal, bukan hanya mengandalkan outlook musiman.

Dengan demikian, perkembangan cuaca pada 10 September merupakan bagian dari rangkaian kondisi yang telah dipantau otoritas Saudi, sementara proyeksi NCM untuk September dan Oktober memberikan konteks bahwa potensi curah hujan di sejumlah wilayah memang diperkirakan berada di atas rata-rata selama periode tersebut.

Catatan ASPHIRASI: Cuaca dan Kesiapan Penyelenggara

Peringatan cuaca seperti ini bukan alasan untuk menunda keberangkatan, melainkan bahan untuk menyusun jadwal harian yang lebih realistis. Artikelnya sudah menekankan bahwa kondisi dapat berbeda antarwilayah, sehingga istilah wilayah Makkah tidak otomatis menggambarkan keadaan di pusat kota.

Bagi penyelenggara, kesiapan menghadapi cuaca diukur dari hal yang sederhana. Apakah ada rencana cadangan ketika kegiatan luar ruang terganggu, siapa yang memutuskan perubahan jadwal di lapangan, dan bagaimana keputusan itu disampaikan kepada jemaah. Tiga pertanyaan ini sebaiknya sudah terjawab sebelum rombongan berangkat, bukan ketika hujan sudah turun.

ASPHIRASI menilai kejelasan prosedur semacam itu juga melindungi penyelenggara. Jemaah yang sejak awal memahami bahwa jadwal dapat berubah karena cuaca cenderung lebih mudah menerima penyesuaian. Sebaliknya, perubahan yang muncul tanpa penjelasan berpotensi berkembang menjadi keluhan dan sengketa yang sebenarnya bisa dihindari.

Bagikan