Saudi Update

Jalan Baru di Third Ring Road Makkah Pangkas Waktu Tempuh Lebih dari 90 Persen

Jalan Baru di Third Ring Road Makkah Pangkas Waktu Tempuh Lebih dari 90 Persen

Otoritas Arab Saudi membuka ruas baru di dua jalan utama Makkah, yakni Third Ring Road dan Prince Saud Al-Faisal Road. Dilansir Saudi Press Agency (SPA) sebagaimana dikutip Arab News, pembukaan tersebut disebut memangkas waktu tempuh di rute-rute yang terdampak lebih dari 90 persen.

Pekerjaan ini dilakukan oleh Royal Commission for Makkah City and Holy Sites (Komisi Kerajaan untuk Kota Makkah dan Tempat-Tempat Suci). Pada Third Ring Road, ruas tambahan sepanjang 1,5 km resmi dibuka, menghubungkan simpang Prince Mutib dan simpang Masjidil Haram melalui simpang Prince Sultan.

Selain itu, kendaraan mulai melintasi bagian akhir Prince Saud Al-Faisal Road, yang menghubungkan koridor Prince Mohammed bin Salman dengan Jalan Abdulqadir Koshak melalui simpang Prince Naif bin Abdulaziz. SPA menyebut kedua pembukaan tersebut sebagai bagian dari proyek infrastruktur untuk mengurai kemacetan, meningkatkan keselamatan lalu lintas, serta memudahkan perjalanan warga, pengunjung, dan jemaah, terutama pada musim haji dan umrah.

Waktu tempuh di rute terdampak turun lebih dari 90 persen

Menurut laporan SPA, penurunan waktu tempuh lebih dari 90 persen tercatat pada rute-rute yang terdampak langsung oleh pembukaan ruas baru di Third Ring Road dan Prince Saud Al-Faisal Road. Artinya, angka tersebut merujuk pada rute yang terdampak oleh pembukaan ruas baru, bukan seluruh perjalanan lalu lintas di Makkah.

Kedua ruas tersebut menjadi bagian dari jaringan jalan yang menghubungkan sejumlah koridor utama kota dengan kawasan sekitar Masjidil Haram. Pembukaan ruas baru juga ditujukan untuk mendukung pergerakan warga, pengunjung, dan jemaah selama aktivitas haji dan umrah.

Proyek Third Ring Road Makkah berlanjut sejak pembangunan awal

Pembangunan Third Ring Road Makkah telah berlangsung dalam beberapa tahap selama lebih dari satu dekade. Pada 2019, Makkah Province Development Authority mengumumkan kelanjutan pengerjaan setelah proyek tersebut sempat terhenti sekitar tiga tahun.

Saat itu, otoritas menyebut sekitar 14 km ruas Third Ring Road telah selesai dibangun. Salah satu ruas yang dibuka pada 2014 sebelumnya disebut membantu mengurai kemacetan di Jalan Madinah dan jalan lama Jeddah-Makkah.

Pengumuman 2019 tersebut juga merinci dua bagian yang direncanakan untuk melengkapi jaringan Third Ring Road. Bagian pertama memiliki panjang sekitar 3,2 km, menghubungkan Hajj Street dengan kawasan Tanim di utara Makkah melalui Algeria Street dan Rei Dhakhir.

Bagian kedua memiliki panjang sekitar 11 km. Ruas ini direncanakan menghubungkan simpang Al-Maskhouta di selatan dengan kawasan Aziziyah dan Jamarat, kemudian berlanjut ke Hajj Street di utara.

Dengan demikian, rencana 2019 tersebut merupakan bagian dari upaya melanjutkan dan melengkapi jaringan Third Ring Road yang pembangunannya telah dilakukan secara bertahap.

Proyek jalan lingkar sudah direncanakan sejak 2012

Sebelumnya, pada 2012, Gubernur Makkah Pangeran Khaled Al-Faisal, yang saat itu menjabat Ketua Makkah Province Development Authority, menandatangani dua kontrak senilai hampir SR2 miliar untuk proyek jalan lingkar kota.

Kontrak tersebut mencakup penyelesaian ruas Second Ring Road sepanjang 5 km dan pembangunan fase ketiga Third Ring Road sepanjang 14,5 km. Kedua proyek itu merupakan bagian dari King Abdullah Project for the Development of Makkah and the Holy Sites.

Rangkaian proyek tersebut menunjukkan bahwa pengembangan jaringan jalan lingkar Makkah berlangsung secara bertahap, dengan sejumlah ruas dibangun, dihentikan, dilanjutkan, dan kembali dikembangkan sesuai kebutuhan jaringan lalu lintas kota.

Apa artinya bagi travel dan jemaah Indonesia?

Bagi penyelenggara umrah dan haji Indonesia yang mengatur logistik darat di Makkah, pembukaan ruas jalan baru ini relevan karena menyangkut rute yang biasa dilalui bus rombongan menuju kawasan sekitar Masjidil Haram. Perubahan pada rute dan simpang jalan berpotensi memengaruhi jadwal pergerakan bus antara hotel dan area masjid, meski dampak pastinya bagi setiap rute perlu dicermati di lapangan.

  • Rute dan estimasi waktu tempuh bus jemaah dari penginapan ke kawasan Masjidil Haram perlu dicek ulang oleh penyelenggara.
  • Simpang baru seperti Prince Mutib, Prince Sultan, dan Prince Naif bin Abdulaziz perlu dipahami oleh sopir dan koordinator lapangan.
  • Perubahan pola lalu lintas di sekitar Third Ring Road dan Prince Saud Al-Faisal Road perlu dipantau menjelang musim umrah dan haji berikutnya.

Catatan ASPHIRASI

Pembukaan jalur baru di Third Ring Road dan Prince Saud Al-Faisal Road menunjukkan bahwa Arab Saudi terus memperluas kapasitas jalan di Makkah, dengan klaim penurunan waktu tempuh lebih dari 90 persen di rute-rute terdampak. Bagi penyelenggara travel, ini berarti kemungkinan perubahan pada estimasi waktu perjalanan bus rombongan dari titik penjemputan menuju kawasan Masjidil Haram.

Penyelenggara umrah dan haji perlu memperbarui informasi rute dan waktu tempuh yang biasa disampaikan kepada jemaah, serta berkoordinasi dengan mitra transportasi lokal di Makkah mengenai jalur mana saja yang kini dapat dilalui bus rombongan. Informasi simpang-simpang baru sebaiknya disosialisasikan kepada sopir dan pembimbing lapangan sebelum keberangkatan rombongan berikutnya.

Ke depan, perlu dicermati apakah otoritas Arab Saudi mengumumkan pembukaan ruas lanjutan dari rencana jaringan Third Ring Road, termasuk ruas-ruas yang masih dalam tahap perencanaan sejak 2019. Perkembangan ini penting dipantau menjelang musim umrah dan haji mendatang agar penyesuaian rute logistik dapat dilakukan lebih awal.

Sumber: Arab News

Bagikan