
Perjalanan antara Makkah dan Madinah tidak harus selalu ditempuh menggunakan bus. Jemaah umrah juga dapat memanfaatkan Kereta Cepat Haramain (Haramain High-Speed Railway/HHR), layanan kereta yang menghubungkan dua kota suci tersebut melalui jaringan transportasi di wilayah barat Arab Saudi.
Dengan kecepatan operasional hingga 300 kilometer per jam, perjalanan langsung Makkah–Madinah dapat ditempuh sekitar 2 jam 15 menit hingga 2 jam 20 menit. Kereta ini menjadi salah satu alternatif bagi jemaah yang ingin menghemat waktu perjalanan sekaligus mengurangi ketergantungan pada transportasi darat.
Skala operasional layanan ini juga terus berkembang. Pada musim Haji 1447 H/2026, Saudi Arabia Railways (SAR) mencatat lebih dari 1,16 juta penumpang menggunakan Kereta Haramain melalui 5.569 perjalanan.
Bagi jemaah yang ingin memanfaatkan layanan ini, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan, mulai dari pemesanan tiket, pemilihan stasiun, ketentuan bagasi, hingga pengaturan transportasi lanjutan.
1. Kenali Rute dan Stasiun Kereta Haramain
Kereta Haramain membentang sepanjang sekitar 453 kilometer dan menghubungkan lima stasiun utama:
- Makkah Station – stasiun keberangkatan dan kedatangan di Makkah.
- Madinah Station – stasiun yang melayani perjalanan menuju dan dari Madinah.
- Al-Sulimaniyah Station – stasiun di Jeddah.
- King Abdulaziz International Airport Station – stasiun yang terhubung dengan Bandara Internasional King Abdulaziz di Jeddah.
- King Abdullah Economic City (KAEC) Station – stasiun di kawasan King Abdullah Economic City.
Keberadaan stasiun bandara memungkinkan penumpang mengintegrasikan perjalanan kereta dengan kedatangan atau keberangkatan penerbangan melalui Jeddah.
Namun, jemaah tetap perlu memperhitungkan perjalanan lanjutan dari stasiun menuju hotel, masjid, atau lokasi tujuan. Tiket kereta tidak otomatis mencakup transportasi dari stasiun ke penginapan.
Karena itu, sebelum membeli tiket, pastikan lokasi hotel dan jadwal perjalanan rombongan sudah sesuai dengan stasiun yang dipilih.
2. Cara Memesan Tiket Kereta Haramain melalui Website dan Aplikasi
Jemaah dapat memesan tiket Kereta Cepat Haramain melalui dua kanal digital resmi, yaitu situs sar.hhr.sa dan aplikasi HHR Train yang tersedia untuk perangkat Android maupun iOS.
Keduanya memungkinkan penumpang memeriksa jadwal, ketersediaan kursi, tarif, dan pilihan perjalanan sebelum melakukan pembayaran.
Berikut langkah-langkah pemesanannya:
- Buka situs resmi SAR atau aplikasi HHR Train.
- Pilih menu pemesanan tiket.
- Tentukan jenis perjalanan, sekali jalan (one way) atau pulang-pergi (round trip).
- Masukkan stasiun keberangkatan dan tujuan.
- Pilih tanggal serta jumlah penumpang.
- Periksa jadwal, kelas, dan harga tiket yang tersedia.
- Pilih tempat duduk jika tersedia.
- Masukkan informasi penumpang dan selesaikan pembayaran.
Setelah pembayaran berhasil, tiket elektronik akan diterbitkan melalui sistem pemesanan.
Jemaah juga dapat menggunakan menu Timetable untuk memeriksa jadwal dan Manage My Bookings untuk mengelola pemesanan yang sudah dilakukan.
Perhatikan perubahan tarif dan ketentuan tiket
Harga tiket Kereta Haramain tidak bersifat tetap. Tarif dapat berbeda berdasarkan rute, kelas perjalanan, tanggal keberangkatan, ketersediaan kursi, serta promosi yang sedang berlangsung.
Jemaah sebaiknya memeriksa harga langsung melalui sistem pemesanan resmi sebelum menentukan anggaran perjalanan.
Pemesanan lebih awal dapat membantu jemaah mengamankan kursi pada tanggal yang diinginkan, terutama ketika permintaan meningkat selama musim umrah dan Haji. Namun, tidak ada jaminan bahwa pemesanan pada rentang waktu tertentu selalu menghasilkan tarif termurah.
Bagi jemaah yang bepergian bersama anak-anak atau penumpang berkebutuhan khusus, periksa pula ketentuan tarif berdasarkan kategori penumpang dan kelas perjalanan sebelum menyelesaikan transaksi.
3. Perhatikan Kebutuhan Penumpang Lansia dan Pengguna Kursi Roda
Kereta Haramain juga menyediakan fasilitas untuk penumpang yang membutuhkan bantuan khusus.
Berdasarkan informasi layanan SAR, penumpang penyandang disabilitas dapat memperoleh fasilitas dan ketentuan tarif khusus sesuai persyaratan yang berlaku.
Setiap rangkaian kereta dilengkapi dua tempat khusus dengan ruang untuk kursi roda. Area tersebut berada di gerbong kelas Business.
SAR juga menyediakan mekanisme bantuan bagi penumpang yang membutuhkan pengaturan aksesibilitas tambahan.
Bagi jemaah yang bepergian bersama orang tua atau anggota keluarga dengan keterbatasan mobilitas, informasi ini sebaiknya diperiksa sebelum tiket dibeli.
Jangan menunggu sampai hari keberangkatan untuk memastikan kebutuhan pendampingan, akses kursi roda, dan pengaturan tempat duduk.
Penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU) juga perlu memperhitungkan kebutuhan tersebut ketika menyusun jadwal perpindahan rombongan dari Makkah ke Madinah atau sebaliknya.
4. Periksa Ketentuan Bagasi Sebelum Berangkat
Jemaah umrah biasanya membawa koper, tas kabin, dan barang pribadi selama perjalanan. Karena itu, ketentuan bagasi perlu menjadi perhatian sebelum memilih kereta.
Penumpang perlu memastikan ukuran, jumlah, dan jenis barang bawaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku untuk layanan Haramain.
Jangan langsung menganggap aturan bagasi dari layanan kereta lain di Arab Saudi berlaku untuk Kereta Haramain. Ketentuan dapat berbeda berdasarkan operator dan jenis layanan.
Sebelum keberangkatan, perhatikan beberapa hal berikut:
- Periksa batas ukuran dan berat koper melalui informasi resmi HHR.
- Pastikan jumlah barang bawaan sesuai ketentuan tiket.
- Pisahkan barang penting dan dokumen perjalanan dalam tas kecil yang mudah dijangkau.
- Hindari membawa terlalu banyak barang yang dapat menyulitkan proses naik dan turun kereta.
- Atur penempatan koper agar tidak mengganggu pergerakan penumpang lain.
Bagi jemaah yang bepergian bersama rombongan besar, pengaturan bagasi sebaiknya dilakukan sejak sebelum tiba di stasiun.
5. Jangan Datang ke Stasiun Terlalu Mepet dengan Jadwal
Meskipun perjalanan kereta relatif singkat, jemaah tetap perlu memperhitungkan waktu menuju stasiun dan proses sebelum keberangkatan.
Beberapa hal yang perlu dipersiapkan:
- Pastikan tanggal, jam, stasiun, dan tujuan pada tiket sudah benar.
- Siapkan dokumen identitas yang diperlukan selama perjalanan.
- Simpan tiket elektronik agar mudah ditunjukkan ketika diperlukan.
- Perhitungkan waktu perjalanan dari hotel menuju stasiun.
- Pastikan koper dan barang pribadi sudah sesuai ketentuan bagasi.
- Jika membutuhkan bantuan khusus, ajukan permintaan ketika melakukan pemesanan.
Jemaah yang menggunakan layanan transportasi dari biro perjalanan juga sebaiknya mengoordinasikan jadwal keberangkatan dengan pembimbing atau petugas rombongan.
Perlu diingat, durasi sekitar 2 jam 15 menit hingga 2 jam 20 menit merupakan estimasi perjalanan kereta langsung antara Makkah dan Madinah. Waktu tersebut belum mencakup perjalanan menuju stasiun, proses sebelum keberangkatan, maupun transportasi lanjutan setelah tiba.
6. Informasi Resmi yang Perlu Disimpan
Untuk menghindari kesalahan informasi dari pihak ketiga, jemaah dapat menggunakan kanal resmi berikut:
- Pemesanan tiket dan jadwal: Haramain High-Speed Railway.
- Aplikasi pemesanan: HHR Train melalui Google Play Store atau Apple App Store.
Jemaah sebaiknya mengutamakan informasi dari operator ketika memeriksa jadwal, tarif, ketentuan bagasi, dan ketersediaan tempat duduk karena informasi tersebut dapat berubah mengikuti kebijakan operasional.
Kereta Haramain sebagai Alternatif Perjalanan Jemaah
Penggunaan Kereta Cepat Haramain dapat menjadi pilihan bagi jemaah yang ingin mengatur perjalanan Makkah–Madinah secara lebih efisien. Namun, keputusan menggunakan kereta tetap perlu mempertimbangkan lokasi hotel, jadwal rombongan, jumlah barang bawaan, serta kebutuhan mobilitas setiap anggota rombongan.
Bagi penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU), informasi mengenai layanan ini juga penting disampaikan sejak tahap persiapan perjalanan. Jemaah perlu memahami bahwa perjalanan dengan kereta bukan sekadar membeli tiket, tetapi juga mencakup pengaturan transportasi menuju stasiun, pengelolaan bagasi, dan penyesuaian jadwal perjalanan.
Dengan persiapan yang tepat, Kereta Haramain dapat menjadi alternatif transportasi yang membantu jemaah menikmati perjalanan antara dua kota suci dengan lebih terencana.




