
SLEMAN — Pembangunan Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kabupaten Sleman resmi dimulai setelah peletakan batu pertama pada Rabu, 2 September 2026. Pembangunan tersebut berlangsung di lokasi yang disiapkan untuk fasilitas pelayanan haji dan umrah di Sleman.
Informasi dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman menyebut pembangunan PLHUT diselenggarakan Kementerian Haji dan Umrah melalui Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Daerah Istimewa Yogyakarta. Acara peletakan batu pertama dihadiri Kepala Kantor Kemenag Sleman Nadhif bersama sejumlah unsur lintas instansi.
Pembangunan PLHUT Menandai Dimulainya Fasilitas Pelayanan Terpadu
Pembangunan gedung ini diarahkan untuk menyediakan layanan haji dan umrah dalam satu fasilitas. Dalam keterangannya, Kepala Kankemenag Sleman Nadhif menekankan bahwa pembangunan gedung perlu diikuti dengan penguatan koordinasi antarinstansi.
Menurut Nadhif, PLHUT tidak cukup hanya menjadi tambahan sarana fisik. Fasilitas tersebut diharapkan turut membawa perubahan pada kualitas pelayanan kepada masyarakat dalam penyelenggaraan haji dan umrah.
Peletakan batu pertama juga dihadiri unsur Pemkab Sleman, Kanwil Kementerian Agama DIY, kantor Kementerian Haji dan Umrah se-DIY, TNI-Polri, kejaksaan, perbankan, organisasi terkait haji dan umrah, serta unsur pemerintahan setempat.
Keterlibatan sejumlah pihak tersebut menjadi bagian dari koordinasi yang menyertai pembangunan fasilitas pelayanan tersebut.
Pemkab Sleman Berharap Pembangunan Berjalan Lancar
Bupati Sleman Harda Kiswaya turut hadir dalam kegiatan tersebut. Ia berharap pembangunan dapat berlangsung lancar hingga selesai sehingga fasilitas PLHUT dapat segera dimanfaatkan masyarakat.
Bagi pemerintah daerah, keberadaan fasilitas pelayanan haji dan umrah ini nantinya menjadi bagian dari sarana pelayanan bagi masyarakat Sleman.
Sementara itu, Kemenag Sleman menempatkan pembangunan PLHUT dalam konteks peningkatan kualitas pelayanan. Karena itu, penyelesaian bangunan menjadi salah satu tahap awal sebelum fasilitas tersebut benar-benar dapat memberikan layanan kepada masyarakat.
PLHUT Diharapkan Tidak Berhenti pada Pembangunan Gedung
Dengan dimulainya konstruksi, perhatian berikutnya berada pada proses pembangunan hingga fasilitas tersebut dapat digunakan. Kemenag Sleman menekankan pentingnya sinergi lintas instansi agar keberadaan PLHUT memberikan dampak terhadap pelayanan haji dan umrah.
Untuk saat ini, informasi resmi Kemenag Sleman yang tersedia mengonfirmasi dimulainya pembangunan dan tujuan fasilitas tersebut sebagai pusat layanan haji dan umrah terpadu. Detail lebih lanjut mengenai operasional layanan setelah gedung selesai belum dijelaskan dalam keterangan tersebut.
Sumber: Kemenag Sleman




