Saudi Update

Diakses 530 Ribu Kali, Peta Digital Komisi Kerajaan Makkah Jadi Kunci Navigasi Haji

Diakses 530 Ribu Kali, Peta Digital Komisi Kerajaan Makkah Jadi Kunci Navigasi Haji

Royal Commission for Makkah City and Holy Sites, lembaga pemerintah Arab Saudi yang bertanggung jawab atas pengembangan dan koordinasi pengelolaan Kota Makkah serta kawasan suci, memperluas pemanfaatan data geospasial dan business intelligence untuk mendukung pengelolaan Kota Makkah dan kawasan suci, termasuk memantau pergerakan dan layanan, memperbarui peta digital, serta menyediakan informasi spasial bagi entitas operasional dan para penerima manfaat.

Menurut Saudi Press Agency (SPA), penggunaan teknologi tersebut meningkat selama musim Haji dan Umrah seiring tingginya mobilitas jemaah, banyaknya lokasi dan layanan yang dikelola, serta perubahan yang berlangsung cepat pada jaringan jalan dan rute transportasi.

Kelola Data Lebih dari 20.000 Lokasi Selama Haji 1447 H

Pada musim Haji 1447 H, komisi mengelola data lebih dari 20.000 landmark, lokasi, dan layanan dalam peta digital. Komisi juga mengembangkan dan mengelola lebih dari 20 peta interaktif yang mencakup kawasan suci, area pusat Kota Makkah, serta Masjidil Haram.

Pekerjaan tersebut meliputi pemantauan perubahan jaringan jalan, peninjauan lokasi dan titik-titik penting, serta pembaruan informasi pada peta dan platform digital yang digunakan untuk kebutuhan operasional maupun panduan.

Selain itu, komisi meninjau 8.248 titik layanan dan lokasi penting yang berkaitan dengan pelayanan jemaah haji dan pengunjung pada peta Balady.

Platform Pantau Lalu Lintas dan Pergerakan Jemaah Secara Real-Time

SPA melaporkan bahwa komisi mengoperasikan platform pemantauan kondisi lalu lintas dan situational awareness untuk memantau serta menganalisis arus lalu lintas dan kepadatan pergerakan.

Selama musim Haji 1447 H, platform tersebut:

  • Memantau 9 juta citra kondisi lalu lintas.
  • Menampilkan lebih dari 350.000 titik lokasi dan elemen data geospasial.
  • Menghubungkan 419 halte bus dengan jadwal layanan secara real-time.

Menurut komisi, kemampuan tersebut menjadi bagian dari perangkat pendukung kegiatan pemantauan dan operasional di Makkah dan kawasan suci.

Peta Digital Resmi Dapat Diakses Jemaah dan Pengunjung

Pemanfaatan data geospasial juga menjangkau jemaah dan pengunjung melalui platform panduan spasial digital yang menyediakan 11 peta panduan dan lebih dari 5.000 lokasi.

Menurut SPA, platform tersebut menyediakan rujukan digital mengenai berbagai lokasi dan layanan selama musim Haji. Sepanjang musim Haji 1447 H, peta-peta tersebut digunakan sebanyak 537.197 kali.

Adapun peta yang paling banyak diakses meliputi:

  • Peta Masjidil Haram dengan 233.590 kali penggunaan.
  • Peta batas administrasi Makkah dengan 69.275 kali penggunaan.
  • Peta lokasi penting dan area perkemahan dengan 44.084 kali penggunaan.

Berdasarkan fungsi yang dijelaskan dalam rilis SPA, platform ini menyediakan informasi geografis resmi yang dapat digunakan jemaah untuk mengakses peta panduan, mengetahui lokasi berbagai layanan, serta melihat informasi transportasi yang tersedia melalui platform digital resmi selama musim Haji.

Informasi Digital yang Berpotensi Mendukung Koordinasi Perjalanan Kelompok

Selain dimanfaatkan dalam kegiatan operasional, pembaruan data jalan, lokasi, dan titik layanan yang dilakukan secara berkelanjutan juga menyediakan rujukan geografis yang sama bagi berbagai pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan ibadah haji.

Menurut SPA, komisi secara rutin memperbarui perubahan jaringan jalan, meninjau titik-titik penting, dan mengelola peta digital yang digunakan untuk kebutuhan operasional maupun panduan. Informasi tersebut dapat menjadi acuan bagi penyelenggara perjalanan haji dan umrah, pembimbing ibadah, maupun koordinator rombongan dalam mengakses informasi geografis dan transportasi resmi yang tersedia selama operasional Haji.

Pengembangan Data Geospasial Terus Dilanjutkan

Royal Commission for Makkah City and Holy Sites menyatakan akan terus mengembangkan pemanfaatan data geospasial dan business intelligence sebagai bagian dari perangkat pendukung penyelenggaraan musim Haji serta kegiatan pemantauan dan operasional di Kota Makkah dan kawasan suci.

Sumber: Saudi Press Agency (SPA).