
RIYADH — Arab Saudi menetapkan jadwal administratif untuk siklus Umrah 1448 Hijriah, mulai dari persiapan kontrak layanan hingga batas akhir jemaah memasuki dan meninggalkan negara tersebut. Rangkaian jadwal ini berlangsung sejak Maret 2026 dan memiliki batas akhir pada April 2027.
Istilah “musim Umrah 1448 H” dalam konteks pengumuman ini merujuk pada kalender operasional dan layanan Umrah, termasuk penerbitan visa, kedatangan jemaah, serta pengaturan layanan penyelenggara. Kalender tersebut bukan penetapan bahwa Umrah hanya boleh dilakukan pada periode tertentu secara keagamaan.
Kalender Operasional Umrah 1448 H Dimulai dari Tahap Persiapan
Kalender operasional untuk siklus Umrah 1448 H telah berjalan sejak 4 Maret 2026. Pada tahap awal, layanan pemesanan jadwal dibuka untuk perjanjian awal antara perusahaan Umrah dan agen dari luar Arab Saudi.
Perjanjian dan evaluasi musim sebelumnya
Forum Umrah dan Ziyarah 2026 kemudian berlangsung pada 30 Maret dan 1 April 2026, disertai penandatanganan perjanjian awal.
Tahapan persiapan berlanjut dengan lokakarya untuk membahas hasil musim sebelumnya dan persiapan musim 1448 H. Setelah itu dilakukan pertemuan persiapan dengan perusahaan Umrah dan agen luar negeri.
Kontrak layanan disiapkan sebelum kedatangan jemaah
Pada 11 Mei 2026, layanan untuk kualifikasi agen luar negeri dan dokumentasi kontrak final dengan perusahaan Umrah melalui jalur elektronik mulai tersedia.
Sehari kemudian, proses kontrak antara perusahaan Umrah dan penyedia layanan juga dimulai. Layanan yang tercakup antara lain:
- Akomodasi
- Transportasi
- Katering
- Layanan pengayaan
- Penyusunan paket layanan
Tahapan tersebut menjadi bagian dari persiapan operasional sebelum jemaah mulai memasuki Arab Saudi.
Fase Penerbitan Visa dan Kedatangan Jemaah Dimulai pada 31 Mei
Fase kedatangan jemaah dalam kalender 1448 H dimulai pada 31 Mei 2026, bertepatan dengan 14 Dzulhijjah 1447 H.
Tanggal tersebut menjadi awal:
- Penerbitan visa Umrah
- Masuknya jemaah Umrah ke Arab Saudi
Sementara itu, 1 Juni 2026 menjadi awal jemaah dapat memasuki Makkah dan menerbitkan izin Umrah melalui aplikasi Nusuk.
Perbedaan tanggal ini penting karena penerbitan visa, masuk Arab Saudi, dan izin Umrah di Makkah merupakan tahapan yang berbeda dalam kalender yang diumumkan.
Tiga Tanggal Menjadi Batas Akhir Siklus Umrah
Bagian akhir kalender menetapkan tiga tanggal yang perlu dibedakan: batas penerbitan visa, batas masuk ke Arab Saudi, dan batas meninggalkan negara tersebut.
9 Maret 2027: batas terakhir penerbitan visa
1 Syawal 1448 H atau 9 Maret 2027 menjadi tanggal terakhir penerbitan visa Umrah berdasarkan kalender 1448 H.
Tanggal ini bukan berarti jemaah yang sudah berada di Arab Saudi harus langsung meninggalkan negara tersebut. Kalender masih memberikan waktu bagi jemaah untuk masuk dan menyelesaikan perjalanan sesuai batas berikutnya.
23 Maret 2027: batas terakhir masuk Arab Saudi
15 Syawal 1448 H atau 23 Maret 2027 menjadi batas terakhir jemaah Umrah memasuki Arab Saudi.
Dengan demikian, tanggal penerbitan visa dan tanggal terakhir masuk negara tersebut tidak sama. Ada jeda antara kedua batas waktu tersebut.
7 April 2027: batas terakhir meninggalkan Arab Saudi
Batas terakhir dalam kalender adalah 30 Syawal 1448 H atau 7 April 2027.
Tanggal tersebut menjadi batas akhir jemaah Umrah meninggalkan Arab Saudi.
Ringkasan Jadwal Umrah 1448 H
Jika dilihat berdasarkan tahapan utamanya, kalender tersebut berjalan sebagai berikut:
- 4 Maret 2026: tahap awal persiapan kalender Umrah dimulai.
- 30 Maret–1 April 2026: forum Umrah dan Ziyarah serta penandatanganan perjanjian awal.
- 11 Mei 2026: kualifikasi agen luar negeri dan dokumentasi kontrak final dimulai.
- 12 Mei 2026: kontrak dengan penyedia akomodasi, transportasi, katering, dan layanan lainnya dimulai.
- 31 Mei 2026: penerbitan visa Umrah dan kedatangan jemaah dimulai.
- 1 Juni 2026: jemaah mulai dapat memasuki Makkah dan menerbitkan izin Umrah melalui Nusuk.
- 9 Maret 2027: batas terakhir penerbitan visa Umrah.
- 23 Maret 2027: batas terakhir jemaah Umrah memasuki Arab Saudi.
- 7 April 2027: batas terakhir jemaah Umrah meninggalkan Arab Saudi.
Dengan demikian, informasi utama dari kalender 1448 H bukan penetapan waktu kapan Umrah secara agama dapat dilakukan, melainkan jadwal administratif perjalanan Umrah yang mengatur rangkaian visa, kedatangan, layanan, dan kepulangan jemaah dalam satu siklus operasional. Pengumuman tersebut disampaikan oleh Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi.
Sumber: Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi




