Saudi Update

Masjidil Haram Pasang Layar Digital Real-Time, Jemaah Bisa Pilih Pintu Masuk yang Tidak Padat

Masjidil Haram Pasang Layar Digital Real-Time, Jemaah Bisa Pilih Pintu Masuk yang Tidak Padat

Makkah — Layar panduan elektronik yang dipasang di gerbang-gerbang serta pelataran luar Masjidil Haram membantu jemaah dan pengunjung mengidentifikasi pintu masuk yang tersedia sekaligus memilih akses terdekat. Kehadiran sistem ini bertujuan meningkatkan kelancaran pergerakan jemaah serta mempermudah proses masuk ke area masjid.

"Layar panduan elektronik yang dipasang di gerbang-gerbang serta pelataran luar Masjidil Haram membantu para jemaah dan pengunjung mengidentifikasi pintu masuk yang tersedia serta memilih titik akses terdekat, sehingga meningkatkan kelancaran arus pengunjung dan mempermudah proses masuk."

Informasi Real-Time untuk Membantu Memilih Jalur Terbaik

Layar tersebut menampilkan pembaruan secara real-time mengenai ketersediaan pintu masuk dan tingkat kepadatan di area Mataf serta Masaa. Informasi ini membantu jemaah salat, pelaksana umrah, dan para pengunjung menentukan jalur yang paling sesuai sebelum memasuki Masjidil Haram.

"Layar tersebut menyediakan pembaruan secara real-time mengenai ketersediaan pintu masuk dan tingkat kepadatan di area Mataf dan Masaa, membantu para jemaah salat, pelaksana umrah, dan pengunjung memilih rute yang paling sesuai."

Selain itu, sistem juga mengarahkan pengunjung menuju pintu masuk yang mengakses lantai atas, sehingga arus lalu lintas pejalan kaki menjadi lebih lancar dan waktu yang dibutuhkan untuk memasuki area ibadah dapat berkurang.

Mendukung Pengelolaan Kerumunan Berbasis Teknologi

Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memanfaatkan teknologi dalam meningkatkan pengelolaan kerumunan, efisiensi operasional, serta kualitas layanan di Masjidil Haram.

Seistem panduan ini dirancang untuk membantu jemaah menemukan akses masuk, keluar, area ibadah, serta rute menuju berbagai fasilitas secara lebih efisien, khususnya ketika jumlah pengunjung meningkat.

Laporan tersebut juga menempatkan inisiatif ini sebagai bagian dari transformasi layanan digital yang terus dikembangkan di kawasan Masjidil Haram. Keterangan tersebut sejalan dengan informasi yang disampaikan oleh SPA dan tidak mengubah substansi laporan utama.

Catatan ASPHIRASI: Layar Panduan di Masjidil Haram

Masjidil Haram memasang layar panduan elektronik di gerbang dan pelataran luar yang menampilkan ketersediaan pintu masuk serta tingkat kepadatan di area Mataf dan Masaa. Informasi seperti ini berguna bagi jemaah yang terbiasa membaca layar dan memahami istilahnya. Persoalannya, sebagian besar jemaah Indonesia bukan kelompok itu, terutama yang lanjut usia.

ASPHIRASI memandang layanan digital semacam ini justru memindahkan sebagian pekerjaan ke pembimbing rombongan, bukan meringankannya. Layar hanya membantu kalau ada yang membacakan, menerjemahkan, dan memutuskan pintu mana yang diambil rombongan. Pekerjaan itu adalah pekerjaan travel, bukan pekerjaan pihak Saudi.

Masukkan pengenalan layar panduan ini ke materi manasik, termasuk arti istilah Mataf dan Masaa serta maksud pintu masuk yang mengakses lantai atas. Tetapkan pintu cadangan dan titik kumpul untuk setiap rombongan agar jemaah tidak berpencar ketika layar mengarahkan ke akses yang berbeda. Untuk jemaah lanjut usia dan yang gagap teknologi, pastikan mereka berjalan bersama pendamping, bukan diminta mengikuti layar sendirian.

Sumber: Saudi Press Agency (SPA)

Bagikan