
Palu, 6 Juli 2026 — Kementerian Agama akan kembali menyelenggarakan Utsawa Dharma Gita (UDG) Tingkat Nasional pada 2027. Provinsi Sulawesi Tengah akan menjadi tuan rumah pada UDG ke-16 tersebut.
Kepastian penunjukan Provinsi Sulawesi Tengah sebagai tuan rumah UDG tertuang dalam Keputusan Menteri Agama RI Nomor 277 Tahun 2026.
Sejumlah langkah persiapan kini dilakukan, salah satunya melalui koordinasi antara jajaran Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.
Pertemuan Dirjen Bimas Hindu dan Gubernur Sulawesi Tengah di Palu
Pertemuan antara Dirjen Bimas Hindu, I Nengah Duija, bersama delegasi dengan Gubernur Sulawesi Tengah beserta jajaran pemerintah daerah dan tokoh lintas sektor berlangsung di Palu pada Rabu (2/7/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah untuk menyukseskan penyelenggaraan ajang nasional tersebut.
Dukungan Infrastruktur dan Anggaran dari Pemerintah Provinsi
Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah telah merancang pembangunan gedung serbaguna berkapasitas hingga 30.000 orang di kawasan Taman Kota Palu yang direncanakan menjadi lokasi pembukaan kegiatan.
Selain itu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah juga menyatakan dukungannya dalam pemenuhan kebutuhan anggaran penyelenggaraan.
Target Pemecahan Rekor MURI dan Promosi Budaya Daerah
UDG XVI Tahun 2027 tidak hanya dirancang sebagai ajang perlombaan, tetapi juga sebagai momentum promosi kekayaan budaya daerah dengan target pemecahan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).
Rangkaian kegiatan yang direncanakan meliputi:
- Penanaman 3.000 bibit pohon durian.
- Penampilan kolosal 3.000 penari Tari Rejang.
- Sajian kuliner berupa 30.000 tusuk sate khas daerah.
Harapan Kementerian Agama terhadap UDG XVI Tahun 2027
Dirjen Bimas Hindu Kementerian Agama, Prof I Nengah Duija, menyambut baik sinergi dan antusiasme Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.
Menurutnya, sinergi tersebut diharapkan tidak hanya menghasilkan keberhasilan penyelenggaraan UDG, tetapi juga memberikan dampak ikutan (multiplier effect) bagi:
- Pengembangan sektor pariwisata.
- Penguatan ekonomi lokal.
- Pelestarian nilai-nilai religius bagi masyarakat Sulawesi Tengah.
Kolaborasi Lintas Instansi untuk Menyukseskan UDG Nasional
Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh:
- Jajaran pimpinan Bimas Hindu Kementerian Agama.
- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah.
- Pembimas Hindu.
- Pengurus Wanita Hindu Dharma Indonesia.
- Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah.
Kolaborasi lintas instansi ini menjadi fondasi untuk memastikan UDG Nasional XVI Tahun 2027 berlangsung sebagai ajang pelestarian nilai keagamaan yang mempererat persatuan bangsa.
Sumber: Kemenag RI
