
Arab Saudi mulai mempersiapkan penyelenggaraan Haji 2027. Salah satu fasilitas yang menjadi perhatian adalah Bandara Internasional King Abdulaziz di Jeddah, yang memiliki kesiapan layanan hingga 65 juta penumpang per tahun.
Wakil Gubernur Wilayah Makkah, Pangeran Saud bin Mishaal bin Abdulaziz, memimpin rapat Komite Tetap Haji dan Umrah pada 4 November 2026. Rapat tersebut membahas perkembangan musim Umrah sekaligus persiapan penyelenggaraan haji.
Menurut laporan Saudi Press Agency (SPA), rapat berlangsung atas arahan Gubernur Wilayah Makkah sekaligus Ketua Komite Tetap Haji dan Umrah, Pangeran Khalid bin Faisal bin Abdulaziz.
Bandara Jeddah Tinjau Kesiapan Layanan Penumpang
Dalam rapat tersebut, komite meninjau kesiapan Bandara Internasional King Abdulaziz untuk melayani hingga 65 juta penumpang setiap tahun.
Peninjauan mencakup sejumlah fasilitas yang digunakan penumpang selama berada di bandara, antara lain:
- Konter check-in dan fasilitas pemeriksaan penumpang.
- Pusat layanan kesehatan.
- Ruang tunggu berpendingin udara.
- Aula penyambutan penumpang.
Fasilitas tersebut menjadi bagian dari pelayanan yang mendukung perjalanan jemaah, mulai dari proses keberangkatan hingga kedatangan di Arab Saudi.
Namun, SPA tidak menjelaskan apakah angka 65 juta penumpang merupakan kapasitas baru atau kapasitas layanan tahunan yang telah tersedia.
Saudi Juga Tinjau Proyek Pengembangan Haji
Selain kesiapan bandara, komite membahas perkembangan proyek pengembangan yang bertujuan mempermudah perjalanan jemaah haji.
Rapat juga mengevaluasi upaya sejumlah instansi dalam memberikan pelayanan kepada jemaah Umrah. Pemerintah Arab Saudi menargetkan agar pengunjung Masjidil Haram dapat menjalankan ibadah dengan lebih mudah dan nyaman.
Saudi Gazette menyebut agenda tersebut sebagai bagian dari persiapan awal Haji 2027. Namun, kedua laporan belum merinci proyek apa saja yang sedang dikerjakan, anggaran yang disiapkan, maupun target penyelesaian setiap proyek.
Kapasitas Bandara Bukan Kuota Khusus Jemaah Haji
Kesiapan Bandara Jeddah menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung perjalanan jemaah internasional. Namun, kapasitas layanan 65 juta penumpang per tahun tidak berarti seluruh kapasitas tersebut dialokasikan untuk jemaah haji.
Bandara juga melayani penumpang umum dan perjalanan lainnya sepanjang tahun. Karena itu, pengaturan jadwal penerbangan, pemeriksaan dokumen, dan kelancaran arus penumpang tetap menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan haji.
Persiapan Haji 2027 kini mulai dibahas oleh pemerintah Arab Saudi. Sejauh ini, fokus pembahasan mencakup kesiapan fasilitas bandara, pelayanan jemaah Umrah, dan perkembangan proyek pengembangan infrastruktur haji.
Sumber: SPA




